Untitled Document
Selasa , 28 April 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Rantai Pasok Rumput Laut Dunia
Senin, 27 May 2019 - Sumber: http://www.agrina-online.com/ - Terbaca 5527 x - Baca: 27 Apr 2026
 
Para pelaku usaha rumput laut berkumpul di ajang International Seaweed Symposium (ISS) ke 23 di Jeju, Korea Selatan pada 28 April - 3 Mei 2019 lalu. Pertemuan itu membahas mengenai ilmu dan teknologi untuk pengembangan rumput laut, dari tradisi menjadi inovasi.

Dalam simposium internasional tersebut, Ketua Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) Safari Azis dan tim berkesempatan untuk menggambarkan perkembangan hulu- hilir rumput laut Indonesia dan mendampingi Dr Maya Puspita pada sesi Oral Presentation dengan judul "Indonesian Seaweed Hydrocooloids (carrageenan dan agar) : Challenges and Perspective for Future Development in Global Value Chain".

Safari mengatakan, saat ini pihaknya masih dihadapkan pada sejumlah tantangan dalam pengembangan rumput laut di Indonesia. Diantaranya, bervariasinya kualitas rumput laut akibat dari dilakukannya panen lebih awal dan proses pasca panen yang belum sesuai standar. “Selain itu, adanya polusi lingkungan dan usulan peraturan syarat-syarat sertifikasi melakukan budidaya rumput laut menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku budi daya,” ungkap Safari.

Dia melanjutkan, tantangan lainnya adalah belum adanya tata ruang wilayah budidaya rumput laut sehingga memicu konflik dengan sektor pariwisata, perhubungan, dan lain-lain. Masyarakat pesisir, kata dia, belum memiliki akses untuk kredit atau modal awal pembudidayaan rumput laut. Infrastruktur dan transportasi pun belum memadai untuk akses ke daerah-daerah potensial penghasil rumput laut.

“Pemahaman publik juga masih rendah tentang jenis rumput laut yang ekonomis baik untuk di makanan langsung dan diolah sebagai hidrokoloid serta perbedaan antara rumput laut tropis dan subtropis. Sering pula regulasi pusat tidak sinkron dengan regulasi lokal,” kata Safari.

Sementara itu, pihaknya kini harus dihadapkan dengan adanya tantangan global. Contoh, adanya kompetisi dengan hidrokolid alternatif selain dari rumput laut, seperti hidrokoloid hewani yaitu gelatin, dari tumbuhan darat seperti strach, pectin, dan arabic gum serta bahan kimia seperti cmc dan lain-lain. “Kami juga masih menghadapi akan adanya evaluasi dari pemerintah AS melalui United States Department of Agriculture (USDA) tentang Delisting (dikeluarkannya dalam daftar produk organik) Carrageenan dan Agar-agar sebelum tahun 2023,” ungkap dia.

Tak hanya itu, isu perubahan iklim tentang naiknya suhu laut, meningkatnya kadar asam, pergeseran musim, serta maraknya kampanye negatif di sosial media mengenai carrageenan dan agar-agar. Kampenye negatif ini mengubah persepsi publik terhadap manfaat positif hidrokoloid rumput laut menjadi tantangan global yang dihadapi para pelaku usaha rumput laut.

Menurutnya, rumput laut merupakan komoditas unggulan nasional yang berada dalam rantai pasok global. Indonesia merupakan penghasil rumput laut tropis terbesar di dunia, dimana jenis Eucheuma dan Gracilaria merupakan komoditas yang dikembangkan oleh masyarakat pesisir dan pulau-pulau yang awalnya ditujukan untuk membantu mengentaskan kemiskinan, kelestarian sumber daya alam, pengembangan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan peningkatan perolehan devisa untuk negara. Selanjutnya jika diolah sebagai hidrokoloid (Carrageenan Agar-agar) dapat digunakan sebagai bahan pencampur untuk pengenyal, pengental, pengemulsi, penjernih, dan lain-lain yang banyak diperlukan industri makanan, minuman, kosmetik, farmasi dan lain-lain.

Dalam ajang yang dihadiri 42 negara itu, pihaknya juga telah mengadakan pertemuan dengan mitra dagang dan peneliti rumput laut dari berbagai negara untuk membahas rencana kedepan. Terutama dalam rangka menghadapi evaluasi Delisting Agar-Agar dan Carrageenan oleh pemerintah Amerika Serikat melalui United States Department of Agriculture (USDA) pada tahun 2023.

Menurut dia, jika Delisting itu diberlakukan akan berpengaruh pada pasar carrageenan dan agar-agar, sehingga akan menurunkan kategori/kelas produk dan dapat berdampak menurunnya permintaan akan rumput laut yang dibudidayakan di Indonesia. "Kami berharap adanya kerjasama semua pihak baik di Indonesia maupun di luar negeri untuk dapat mengatasi tantangan yang akan dihadapi ke depan dalam pengembangan hulu hilir rumput laut,” pungkas Safari.

ISS merupakan pertemuan yang terdiri dari berbagai program, seperti pembahasan berbagai hasil penelitian, pameran dagang, dan temu bisnis. Acara tersebut dilaksanakan setiap tiga tahun sekali dan pertama kali diselenggarakan di Edinburg, Inggris, pada 1952. Indonesia terpilih sebagai penyelenggara ISS ke-21 di Bali pada 2013. Selanjutnya, ISS ke-24 2022 mendatang akan dilaksanakan di Tasmania, Australia.
 
 
 
More Berita
 
1 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 51 x
2 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 79 x
3 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 86 x
4 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 106 x
5 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 124 x
6 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 149 x
7 . PT Jaringan Sumber Daya Dorong Inovasi Rumput Laut Melalui Riset dan Kolaborasi
  Rabu, 25 Mar 2026-Irna Aswanti Ibrahim & Dian Maya Sari - Terbaca 115 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 84 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 105 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 135 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 142 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 232 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 221 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 225 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,305 Kali
Member JaSuDa 10,756 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin