
WAINGAPU - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Produksi dan Usaha pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Ir. Arik Hari Wibowo, M.Si, didampingi Wakil Bupati Sumba Timur Umbu, Lili Pekuwali, ST, MT, melakukuan panen raya rumput laut di sentra industri hulu rumput laut kawasan Woba, Desa Kaliuda, Kecamatan Pahunga Lodu, Kamis (22/8/2019).
Selain panen raya rumput laut, Arik Wibowo juga menyerahkan bantuan dari KKP RI tahun 2019 kepada petani rumput laut berupa para-para penjemur rumput laut sejumlah 100 unit, rumah ikat rumput laut delapan unit, sampan pengangkut rumput laut 60 unit, jaringan listrik, sarana air bersih dan jalan setapak.
Dalam sambutannya Arik Wibowo mengapresiasi masyarakat pembudidaya rumput laut dan Pemkab Sumba Timur yang telah memanfaatkan paket bantuan Program Pengembangan Sentra Kelautan dan Perikanan (PSKPT) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2017 dan 2018.
Arik meyakini rumput laut sebagaimana telah menjadi ikon KKP, akan memberikan sumbangsih yang tinggi terhadap pendapatan pembudidaya maupun pertumbuhan ekonomi di Sumba Timur maupun nasional.
Arik juga menyampaikan pesan Menteri Susi Pudjiastuti untuk menjaga laut dan pesisir dengan cara tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik.
"Diharapkan wilayah Woba ini nanti terintegrasi dengan pariwisata. Keberdaan PT Algae Sumba Timur Lestari (PT ASTIL) juga memberikan dampak terhadap kestabilan harga rumput laut," ungkap Arik.
Wakil Bupati Sumba Timur, Umbu Lili, berterima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang telah menetapkan Sumba Timur sebagai kabupaten penerima program SKPT dan telah memberikan dampak signifikan.
"Pemkab Sumba Timur dalam keterbatasan tetap komit membangun sektor kelautan dan perikanan, khususnya rumput laut," ujarnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumba Timur, Markus K Windi, S.Pi, mengakui pembudidaya rumput laut di daerah itu semakin bertambah.
"Produksi meningkat, pendapatan masyarakat juga meningkat," terangnya.