Untitled Document
Senin , 22 Juni 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Ternyata Produksi Rumput Laut di NTT Terbesar
Senin, 07 Oct 2019 - Sumber: https://kupang.tribunnews.com/ - Terbaca 5823 x - Baca: 16 Jun 2026
 
KUPANG - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu sentra rumput laut terpenting nasional dan juga sebagai salah satu penyumbang terbesar rumput laut Indonesia.

"Pengembangan rumput laut di NTT perlu dilakukan secara komprehensif dan bukan secara parsial. Percepatan pengembangan rumput laut harus dilakukan dengan asas manfaat, keadilan, kemitraan, keterpaduan dan keterbukaan efisiensi serta kelestarian yang berkelanjutan," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTT, Ganef Wurgiyanto, A.Pi.

Ganef saat menyampaikan materi Strategis dan Implementasi Percepatan Pengembangan Budidaya Rumput Laut menuju NTT Bangkit dan NTT Sejahtera saat Workshop percepatan pengembangan rumput laut secara Berkelanjutan, di Hotel Swiss Belinn Kristal Kota Kupang, Senin (30/9/2019).

Menurut Ganef, percepatan pengembangan rumput laut wajib didasarkan pada prisip perencanaan keterpaduan.

"Pengembangan rumput laut juga harus dapat memberi manfaat dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat pembudidaya," katanya.

Ganef juga mengharapkan adanya sinergisitas, kesamaan persepsi dan komitmen dalam pelaksanaan pembangunan di sektor kelautan dan perikanan.

Ganef juga menyampaikan bahwa visi secara nasional adalah bahwa lautan adalah masa depan bangsa dan revolusi biru untuk NTT sejahtera.

Dikatakan, salah satu komoditi perikanan yang diharapkan berkontribusi besar bagi upaya peningkatan rumput laut, daya saing dan nilai tambah dalam lima tahun mendatang.

Sedangkan dalam RPJMD NTT 2028-2023, target produksi rumput laut dapat mencapai 2,4 juta ton pada tahun 2019.

Menurutnya, workshop tersebut bertujuan membangun kesepahaman dan komitmen para pihak dalam mendukung kebijakan Pemprov NTT untuk meningkatkan produktivitas usaha budidaya rumput laut,mendorong tersedianya perangkat regulasi yang mendukung pengembangan budidaya rumput laut secara berkelanjutan yang menjamin kontinuitas produksi, peningkatan ekonomi pembudidaya, percepatan pembangunan daerah dan pelestarian ekosistem pesisir.

Menurutnya, secara potensi, air laut di NTT masih bersih dan cahaya matahari sebagai potensi, yang luar biasa.

Dikatakan ada strategi yang dilakukan sejak tahun 2018, seperti di Sumba Barat Daya, Sumba Timur, Kabupaten Kupang dan Sabu Raijua dengan memberi pendampingan.

Lima Klaster

DKP Provinsi NTT mengelompokkan lima klaster pengembangan rumput laut di NTT.

Lima klaster itu, yakni klaster I Pulau Sumba, Klaster II Timor-Rote, Klaster III Sabu, Klaster IV Alor,Lembata dan Flotim, Klaster V Sikka dan Manggarai Barat.

Dia menambahkan, sektor perikanan dan lelautan sebagai salah satu sektor pendukung utama. Sektor ini telah tertuang dalam RPJMD 2018-2023 dan rencana strategis DKP NTT 2019-2023, melalui program peningkatan produksi, daya saing, nilai tambah kelautan dan perikanan.

Kegiatan ini kerjasama DKP NTT, The Nature Conservancy (TNC), Yayasan Konservasi Alam Nusantara dengan dana dari DKP NTT dengan kontribusi dari TNC.

Dalam workshop ini, dengan moderator/fasilitator, Alex Tanody, menghadirkan tiga pembicara, masing-masing Kepala Bidang Ekonomi dan Pengembangan Wilayah Bappelitbangda NTT, Dr. Alfons Theodorus dengan materi program kebijakan pembangunan Kelautan dan Perikanan untuk mendukung NTT Bangkit NTT Sejahtera/

Sedangkan pemateri terakhir adalah dari NGO /The Nature Conservancy (TNC) dengan materi Pengembangan budidaya rumput laut secara berkelanjutan.

Dr. Alfons Theodorus mengatakan, potensi rumput laut di NTT cukup baik , namun perlu ditingkatkan lagi.

"Rumput laut ini sudah kita bisa sejak dulu, sewaktu saya pertama kali saya jadi PNS, waktu itu Pak Medah sebagai Bupati Kupang. Kita sudah bicara rumput laut sampai saat ini," katanya.

Target Produksi Rumput Laut
Tahun Jumlah/tahun
2019 2,3 juta ton
2020 2,6 juta ton
2021 2,8 juta ton
2022 3,1 juta ton
2023 3,4 juta ton
 
 
 
More Berita
 
1 . JASUDA Fasilitasi Webinar Seri ke-2 INTROSEA Bahas Transformasi Industri Rumput Laut
  Kamis, 11 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 72 x
2 . Rumput Laut, 'Superfood' untuk Ketahanan Pangan Bangsa Maritim
  Senin, 08 Jun 2026-https://harian.disway.id/ - Terbaca 78 x
3 . Kegiatan Penanaman Siklus Pertama dalam Penelitian Kolaboratif KONEKSI di Takalar
  Sabtu, 06 Jun 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 79 x
4 . Peran Budidaya Rumput Laut terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Sulawesi Selatan
  Selasa, 02 Jun 2026-https://pelakita.id/ - Terbaca 110 x
5 . Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi
  Selasa, 26 May 2026-https://www.wapresri.go.id/ - Terbaca 123 x
6 . Kolaborasi PT JASUDA dan Universitas Gunadarma : Hadirkan Inovasi Alat Pengering Higienis
  Sabtu, 23 May 2026-Irna Aswanti Ibrahim dan Dian Maya Sari - Terbaca 116 x
7 . BI: Sulawesi Layak Jadi Pusat Hilirisasi dan Industri Rumput Laut Nasional
  Jumat, 22 May 2026-https://mediasultra.com/ - Terbaca 106 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Formulasi Minuman Kopi Rumput Laut dan Biji Pala dengan Variasi Waktu Penyangraian yang Berbeda
  Senin, 08 Jun 2026 - https://ojs.umrah.ac.id/ - Terbaca 96 x
2 . Kreativitas Warga, Batok Kelapa Diubah Menjadi Pelampung Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 02 Jun 2026 - https://rri.co.id/ - Terbaca 93 x
3 . Inovasi Teh Rumput Laut Antidiabetes dari Peneliti Perikanan UGM Tembus Jurnal Internasional
  Selasa, 26 May 2026 - https://fish.faperta.ugm.ac.id/ - Terbaca 118 x
4 . Teknologi Solar Dryer Dome dari SITH ITB Hadirkan Solusi Pascapanen Rumput Laut di Sumba Tengah
  Jumat, 22 May 2026 - https://sith.itb.ac.id/ - Terbaca 182 x
5 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 206 x
6 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 233 x
7 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 251 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,650,059 Kali
Member JaSuDa 10,765 Org
Buku Promosi 810 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin