
Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang merencanakan akan membentuk Perusahaan Daerah (Perusda) untuk pengolahan rumput laut.
Kabupaten Nunukan dikenal dengan komoditas unggulannya berupa rumput laut.
Sayangnya, hingga kini hasil budidaya rumput laut tidak memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) itu sendiri.
"Selama ini tidak ada kontribusi rumput laut untuk masuk ke daerah. Tidak pernah ada," kata Zainal Paliwang kepada TribunKaltara.com, Minggu (11/04/2021).
Maka itu, orang nomor satu di Kaltara itu menyampaikan bakal menggandeng perusahaan besar agar bisa mendirikan pengolahan rumput laut di Kaltara.
Menurutnya, hal itu perlu diprioritaskan, pasalnya setiap bulan bisa menghasilkan puluhan hingga ratusan ton.
"Setiap bulan rumput laut kita itu bisa sampai puluhan, bahkan ratusan ton. Itu bisa kita olah sendiri dengan cara
membentuk Perusda. Nah nanti Perusda bekerja sama dengan pemilik modal untuk mengelola rumput laut ini. Sehingga itu bisa menambah PAD untuk Kaltara, khususnya Nunukan," ucapnya.
Dia berharap, hasil budidaya rumput laut di Nunukan dapat dikelola sendiri, sehingga Kaltara ke depan bisa langsung melakukan eskpor rumput laut.
"Kalau nanti hasil panen rumput laut di Nunukan dapat dikelola Perusda, lnsya Allah kita akan melakukan ekspor langsung dari Kaltara," ucapnya.