Untitled Document
Selasa , 09 Agustus 2022 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Melihat Potensi Rumput Laut dalam Pembuatan Keju
Senin, 27 Jun 2022 - Sumber: https://unpar.ac.id/ - Terbaca 86 x - Baca: 08 Aug 2022
 
Bandung Keju merupakan salah satu produk turunan susu yang mulai populer dan semakin banyak dikonsumsi di Indonesia. Dilansir dari laporan United States Department of Agriculture (USDA) tahun 2021, data menunjukkan bahwa produk keju di Indonesia mengambil porsi sebesar 4% dari total produk turunan susu. Selain itu, sangat disayangkan bahwa sebagian besar keju di Indonesia masih diimpor dari negara lain. Padahal harga keju cukup mahal dibandingkan dengan produk turunan susu lainnya.

Keju umumnya dibuat secara konvensional dari susu sapi yang dikoagulasi dengan enzim rennet, yang diambil dari perut (abomasum) sapi muda. Namun seiring dengan meningkatnya konsumsi keju baik secara global maupun nasional, pasokan enzim rennet tidak dapat memenuhi permintaan produksi keju.

Hal ini mendorong peneliti untuk mencari alternatif enzim rennet, contohnya pepsin dari ayam, sapi dan babi; enzim dari jamur, mikroba dan tanaman; bahkan dari enzim chymosin (salah satu kandungan enzim rennet) yang direkayasa secara genetik. Sayangnya, aplikasi dari enzim rennet dan penggantinya tersebut masih memiliki kelemahan dan menimbulkan permasalahan.

Enzim rennet dan pepsin dari hewan tidak dapat digunakan untuk vegetarian dan mungkin ditolak karena isu agama dan etika. Rekayasa genetika pada organisme seringkali menyebabkan kekhawatiran dari segi keamanan dan kesehatan. Sedangkan enzim dari jamur dan tanaman umumnya menghasilkan keju dengan rasa pahit. Oleh sebab itu, masih dilakukan penelitian untuk mencari enzim pengganti rennet.

Potensi Sumber Daya Laut Indonesia

Ekosistem laut Indonesia yang kaya dan beragam membuka peluang untuk mencari alternatif lain enzim pengganti rennet. Sampai saat ini, sumber bawah laut, seperti ubur-ubur, terumbu karang, dan limbah makanan laut telah diteliti sebagai sumber enzim pengganti rennet. Namun penelitian mengenai potensi rumput laut sebagai sumber enzim koagulasi susu masih sangat terbatas. Padahal produksi rumput laut di Indonesia menduduki peringkat kedua setelah Cina.

Sebagai contoh, ekstrak dari rumput laut coklat (Fucus sp., Stypocaulon sp.), rumput laut merah (Gracilaria sp., Corallina sp.) dan rumput laut hijau (Enteromorpha sp., Ulva sp.) menunjukkan aktivitas koagulasi yang baik pada kasein susu sapi. Selain itu, enzim dari rumput laut merah, Gracilaria edulis, telah diteliti dapat digunakan untuk membuat keju dengan prosedur yang mirip dengan jika menggunakan enzim rennet. Hal ini membuka peluang bagi peneliti dan dosen untuk mengkaji lebih jauh mengenai potensi rumput laut dari jenis-jenis yang lain sebagai sumber pengganti koagulan susu dan aplikasinya pada pembuatan keju.

Untuk menjawab isu di atas, Jurusan Teknik Kimia Universitas Katolik Parahyangan menyelenggarakan pendidikan dan penelitian untuk menghasilkan produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Jurusan Teknik Kimia terdiri dari Program Studi Sarjana dan Program Studi Magister yang membekali mahasiswa dengan ilmu-ilmu yang relevan dan up-to-date.

Dalam pengembangan keilmuan (scientific knowledge) dan tugas pengabdian kepada masyarakat, para dosen berkolaborasi dalam beberapa Pusat Studi (Pusdi) yaitu : Pusdi Rekayasa Proses & Produk Pangan, Pusdi Material Maju dan Perancangan Produk, Pusdi Konversi Energi Terbaharukan, dan Pusdi Teknologi Air dan Pengolahan Limbah yang ada di UNPAR.

Selain itu sejak tahun 2021, program peminatan Chemical Business Development ditujukan untuk memberikan dasar-dasar kemampuan bisnis kepada sarjana Teknik Kimia. Pada program studi Magister, para mahasiswa dibekali ilmu-ilmu tambahan dan pelengkap untuk kemampuan rekayasa proses dan produk, yang dapat dipilih dari 3 bidang konsentrasi yaitu : Teknologi Pangan, Manajemen Teknologi Proses dan Rekayasa Proses.

Dengan demikian, lulusan Teknik Kimia UNPAR memiliki bekal kompetensi untuk melakukan inovasi dan berkolaborasi dengan berbagai bidang studi dan industri untuk menjawab tantangan dunia global.
 
 
 
More Berita
 
1 . Queensland University, IPB dan JaSuDa : GMB Workshops Sistem Tatakelola Rantai Nilai Rumput Laut
  Senin, 08 Aug 2022-https://www.jasuda.net/ - Terbaca 26 x
2 . Perbaiki Produksi Rumput Laut, Pembudidaya di Teluk Seriwe Ikut Pelatihan bersama FAO dan WWF
  Minggu, 31 Jul 2022-https://ntbpos.haluankita.com/ - Terbaca 46 x
3 . Bisnis Rumput Laut yang Kembali Bergairah, Ini Terobosan yang Dilakukan Perusahaan di Sidoarjo
  Senin, 25 Jul 2022-https://surabaya.tribunnews.com/ - Terbaca 70 x
4 . Queensland University, IPB dan JaSuDa Memfasilitasi Diskusi Petani Rumput Laut
  Senin, 18 Jul 2022-www.jasuda.net - Terbaca 72 x
5 . DKP Kepri: Investor Singapura dan Korsel Tertarik Bisnis Rumput Laut
  Senin, 11 Jul 2022-https://m.antaranews.com - Terbaca 110 x
6 . Nunukan Penghasil Rumput Laut Terbesar di Indonesia
  Senin, 27 Jun 2022-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 102 x
7 . Resi Gudang, Solusi Jaga Stabilitas Harga Rumput Laut
  Senin, 13 Jun 2022-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 142 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Masker Kulit Rumput Laut, Ini Keunggulannya Dibanding yang Lain
  Senin, 08 Aug 2022 - https://www.suaramerdeka.com - Terbaca 19 x
2 . Rumput Laut, Makanan Sehat yang Baik untuk Tubuh dan Alam
  Senin, 25 Jul 2022 - https://merahputih.com/ - Terbaca 46 x
3 . Rumput Laut Juga Bisa Dijadikan Sabun Lho ! Bagaimana Sih Cara Membuatnya ?
  Senin, 18 Jul 2022 - https://kumparan.com/ - Terbaca 55 x
4 . Resep Sup Ikan Salmon Rumput Laut yang Menghangatkan
  Senin, 11 Jul 2022 - https://endeus.tv - Terbaca 67 x
5 . Kenali 6 Manfaat Rumput Laut untuk Anak-Anak
  Senin, 13 Jun 2022 - https://yoursay.suara.com/ - Terbaca 112 x
6 . Pemanfaatan Rumput Laut sebagai Beras Analog
  Senin, 06 Jun 2022 - https://www.kompasiana.com/ - Terbaca 186 x
7 . Kisah Tamuddin, Pembudidaya Rumput Laut Pertama di Nunukan yang Sempat Dituding Gila
  Senin, 30 May 2022 - https://regional.kompas.com/ - Terbaca 130 x
 
 
Untitled Document
 
 
 
 
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
 
 
Statistik Website
Visitors 579,803  Kali
Member JaSuDa 10,384 Org
Buku Promosi 809  lihat
Konsultasi Online 2764  lihat
 
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022.
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin