
Tim JaSuDa mengungkapkan bahwa penggunaan lahan pada lokasi dangkal untuk penanaman rumput laut terbukti dapat memberikan kualitas pertumbuhan yang lebih baik. Pasalnya, sebagian besar petani mengalami kerugian yang diakibatkan oleh kondisi alam saat ini.
Rumput laut membutuhkan fotosintesis untuk tumbuh sehingga rumput laut umumnya tumbuh pada perairan dangkal di mana sinar matahari masih dapat menembus permukaan dasar laut.
Dalam budidaya rumput laut, kesesuaian lingkungan perairan merupakan faktor penting yang menentukan untuk tercapainya produksi yang maksimal. Pertumbuhan Rumput Laut jenis Cottonii lebih bagus di lokasi dangkal dekat muara sungai ketika musim kemarau dibandingkan dengan lokasi dalam.
Berdasarkan dari pemantauan Tim JaSuDa saat melakukan monitoring dan sampling pada penelitian yang saat ini sedang berjalan, lokasi budidaya yang memiliki pertumbuhan yang bagus berada pada lokasi dangkal. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa lokasi dangkal memiliki keunggulan dibandingkan dengan lokasi dalam.
Kondisi salinitas pada lokasi dalam memiliki tingkat salinitas yang lebih tinggi dari lokasi dangkal dikarenakan pada lokasi dangkal terdapat suplai air tawar dari muara sungai. Namun, pada lokasi dalam juga tidak menutup kemungkinan lokasinya tetap subur jika terdapat indikator seperti arus dan suhu yang sesuai standarisasi.