Untitled Document
Senin , 26 Februari 2024 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
RI Punya Modal Besar Ini, Jokowi Mau Geber Industri Rumput Laut
Senin, 15 Jan 2024 - Sumber: https://finance.detik.com/ - Terbaca 178 x - Baca: 26 Feb 2024
 
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan industri ke pabrik pengolahan rumput laut di W Hydrocolloids Inc di Filipina. Jokowi punya rencana besar untuk menggeber industri rumput laut, bahkan di beberapa kesempatan dia menyatakan ingin melakukan hilirisasi pada komoditas tersebut.
Jokowi menilai Indonesia memiliki modal besar untuk mengembangkan industri pengolahan rumput laut. Modal tersebut adalah lokasi pesisir yang panjang di Indonesia, lokasi ini cocok digunakan untuk budidaya rumput laut.

"Saya kira juga ini sebuah peluang bagi petani-petani rumput laut kita yang bisa kita kembangkan tidak hanya di satu, dua, tiga lokasi tapi di seluruh Tanah Air karena kita memiliki pesisir yang sangat panjang," kata Jokowi dalam keterangan resminya, Kamis (11/1/2024).

Lebih lanjut, Jokowi berharap pengolahan rumput laut di Indonesia terus meningkat sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi para petani.

"Ya perlu dipersiapkan petani-petani kita agar kita memiliki kapasitas yang lebih besar, sehingga sebagian diproduksi di Indonesia sebagian bisa diekspor ke Filipina atau ke negara lain sehingga ada nilai tambah bagi petani kita," beber Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi pernah mengatakan dirinya mau melakukan hilirisasi di berbagai sektor. Bila saat ini hilirisasi fokus ke sumber daya mineral, sumber daya pertanian dan kelautan juga akan dialami potensi hilirisasinya. Salah satunya adalah komoditas rumput laut.

Menurutnya, komoditas satu ini tak cuma bisa digunakan untuk urusan farmasi hingga kecantikan. Namun, juga bisa dijadikan bahan bakar ramah lingkungan, bioetanol.

"Produk-produk kelautan banyak sekali, sekarang mungkin ke depan yang akan kita ramaikan itu rumput laut. Karena tidak hanya untuk urusan farmasi, kecantikan, rumput laut juga bisa dipakai untuk membuat bioetanol," ujar Jokowi dalam acara Kompas CEO Forum, Kamis (2/11/2023) lalu.

Rencana yang dipaparkan Jokowi sendiri serius untuk dilakukan. Juni 2023 yang lalu, Jokowi telah memberikan titah khusus ke Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono soal rencananya ini.

Dalam rapat terbatas yang dilakukan Jumat 23 Juni 2023 yang lalu, Trenggono mengatakan dirinya diminta untuk membuat proyek percontohan (modelling) pengembangan komoditas rumput laut di sejumlah wilayah di Indonesia. Ada lima titik yang akan dikembangkan, mulai dari Bali hingga Nusa Tenggara Barat.

"Kita tadi ditargetkan oleh Bapak Presiden untuk dibuat satu modelling di beberapa wilayah ada lima lokasi di antaranya adalah Buleleng, kemudian Wakatobi, Maluku Tenggara, kemudian di Rote Ndao di NTT, dan juga di NTB," tutur Trenggono dalam keterangan pers di Kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Trenggono juga menyebutkan pemerintah ingin mengembangkan banyak turunan dari rumput laut. Bahan bakar biofuel menjadi salah satunya.

"Bisa kita kembangkan menjadi banyak sekali produk-produk turunannya, di antaranya adalah untuk pupuk kemudian pakan, dan makanan-makanan lain, farmasi, dan sebagainya, sekalian juga untuk bio fuel," papar Trenggono.

Dia memaparkan jumlah luasan produksi rumput laut di Indonesia sangat besar, ada 12 juta hektare. Namun, yang baru dikembangkan hilirisasinya hanya sekitar 0,8% saja atau sekitar 9 juta ton.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pemprov NTB Harap Potensi Blue Food di Pantai Selatan Lombok di Dukung Pemerintah Pusat
  Senin, 26 Feb 2024-https://lombok.tribunnews.com/ - Terbaca 13 x
2 . Presiden Joko Widodo akan Datang ke Lombok 29 Februari, Pantau Proyek Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 20 Feb 2024-https://lombok.tribunnews.com/ - Terbaca 39 x
3 . Kredit Bibit untuk Petani
  Senin, 19 Feb 2024-Boedi, Irsyadi, Irna - Terbaca 54 x
4 . Indonesia Produsen Rumput Laut Terbesar ke-2 Dunia, AGAR Jalin Kemitraan dengan Petani
  Senin, 12 Feb 2024-https://lestari.kompas.com/ - Terbaca 80 x
5 . Musim Tanam Rumput Laut di Ujung Baji
  Rabu, 07 Feb 2024-Boedi Julianto, Irsyadi Siradjuddin & Irna Aswanti - Terbaca 76 x
6 . Larangan Ekspor Rumput Laut Bisa Jadi Bumerang yang Merugikan Industri
  Selasa, 06 Feb 2024-https://theconversation.com/ - Terbaca 104 x
7 . Kerjasama Petani dengan POSKO JASUDA
  Kamis, 01 Feb 2024-Boedi Julianto & Irna Aswanti - Terbaca 97 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Rumput Laut yang Terancam Punah
  Senin, 26 Feb 2024 - https://www.renovablesverdes.com/ - Terbaca 16 x
2 . Panen Rumput Laut dan Hidup Berkelanjutan Jadi Gaya Hidup Warga Ionia di Alaska
  Selasa, 20 Feb 2024 - https://www.voaindonesia.com/ - Terbaca 52 x
3 . 5 Cara Mudah Mengolah Rumput Laut yang Renyah dan Bebas Bau Amis
  Senin, 12 Feb 2024 - https://kumparan.com/ - Terbaca 78 x
4 . Pakar IPB: Rumput Laut Indonesia Bisa Diolah Jadi Gula hingga Bioetanol
  Selasa, 06 Feb 2024 - https://www.kompas.com/ - Terbaca 95 x
5 . Mengolah Rumput Laut Spinosum menjadi Golden Seaweed
  Kamis, 01 Feb 2024 - Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 144 x
6 . Lagi Kontroversi, Ini Dia Fakta Unik Tentang Rumput Laut !
  Senin, 22 Jan 2024 - https://garut.urbanjabar.com/ - Terbaca 147 x
7 . Rumput Laut Goreng Tepung
  Senin, 15 Jan 2024 - https://lifestyle.pinhome.id/ - Terbaca 153 x
 
 
Untitled Document
 
 
 
 
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
 
 
Statistik Website
Visitors 663,964  Kali
Member JaSuDa 10,632 Org
Buku Promosi 809  lihat
Konsultasi Online 2764  lihat
 
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022.
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin