Untitled Document
Senin , 26 Februari 2024 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Rumput Laut Jadi Peluang Kerja Baru, Bangkalan Disiapkan Menjadi Pemasok
Senin, 29 Jan 2024 - Sumber: https://surabaya.tribunnews.com/ - Terbaca 102 x - Baca: 25 Feb 2024
 
BANGKALAN – Kawasan pesisir Kabupaten Bangkalan masih membuka peluang ekonomi dan investasi sangat besar. Setelah menjadi lokasi beberapa pelabuhan dan galangan kapal, pesisir Bangkalan kembali menjadi wilayah budidaya rumput laut yang diproyeksikan menjadi pemasok kebutuhan di Indonesia Timur.

Kepastian masuknya investasi rumput laut itu terealisasi dalam penamaman perdana di pesisir Desa Ko’ol, Kecamatan Klampis, Rabu (24/1/2024). Penanaman simbolis ini juga diikuti PJ Bupati Bangkalan, Arief M Edie bersama pimpinan CV Jeeva Bumi Nusantara, selaku investor.

Luasnya ketersediaan lahan yang bisa dikembangkan di tiga desa, menjadi alasan investor bahwa Bangkalan sangat potensial sebagai pemasok rumput laut untuk kebutuhan Indonesia Timur di masa mendatang.

Menggunakan sepatu boot berwarna kuning, PJ Bupat didampingi unsur Muspika Klampis menyusuri setiap jengkal kawasan pesisir hutan mangrove. Terlihat jelas guratan semangat di wajah Arief untuk memberdayakan masyarakat petani dan nelayan setempat agar lebih sejahtera.

“Lahan-lahan ini harus termanfaatkan dengan baik, masyarakat tahu tanahnya subur. Jadi kami bisa lihat, hanya sekarang siapa yang akan mendampingi masyarakat. Itu tugas Pemda (Bangkalan) mendampingi agar masyarakat tahu apa yang harus dilakukan,” ungkap Arief dengan nafas ngos-ngosan.

Dengan total garis pantai kurang lebih 125 KM, Bangkalan sangat potensial menjadi lumbung budidaya rumput laut. Apalagi melihat antusiasme masyarakat terutama karang taruna desa, bukan tidak mungkin Bangkalan menjelma sebagai pemasok rumput laut di masa mendatang.

“Tadi ada pengusaha pupuk juga yang berencana membangun pupuk organik kalau budidaya rumput laut ini berhasil untuk konsumsi Indonesia Timur. Apalagi Bangkalan juga punya pelabuhan,” jelas Arief.

Tanah perdana rumput laut itu juga menjadi momen penandatanganan MoU antara CV Jeeva Bumi Nusantara dan Pemkab Bangkalan, serta MoU antara CV Jeeva Bumi Nusantara dan Bumdes. Tetapi belum disebutkan berapa nilai investasi dari budidaya rumput laut di Bangkalan ini.

Karena rumput laut ini akan menjadi produksi banyak produk dan ada 6 pabrikan yang menjadikan rumput laut sebagai bahan pupuk organik, bio plastik, obat-obatan, bahan tekstil, juga untuk bahan rompi anti peluru.

Karena itu, Arief memohon semua lapisan masyarakat Bangkalan untuk mendukung investor yang masuk, memberikan pendampingan, memberikan pengawalan dengan harapan tercipta lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk generasi di masa mendatang.

“Kelak tidak perlu jauh-jauh cari kerja, tidak perlu menyeberang Suramadu karena di sini sudah ada lapangan pekerjaan yang nantinya bisa didapatkan masyarakat Bangkalan. Kita datangkan investor ke sini dan uang berputar di Bangkalan, di Madura. Sehingga Madura lebih hebat lagi hingga kancah nasional,” pungkas Arief.

Sementara Direktur CV Jeeva Bumi Nusantara, Yakuttinah Marjan mengungkapkan, luas lahan demplot dalam tanam perdana rumput laut masih sebatas 6 line dengan metode tanam tradisional yakni long line.

“Apabila berhasil nantinya kami pelan-pelan kembangkan sampai hektaran. Target saya 10 hektare, satu hektare dengan produktivitas bisa 10 ton per 40 hari. Bisa dikembangkan di desa-desa sebelah karena pesisir Utara Bangkalan memang potensial, sementara sisi Selatan Bangkaan berlumpur, tidak memungkinkan,’ ungkap Yakuattinah.

Setelah metode tanam long line ini berhasil, lanjutnya, pihaknya akan menerapkan uji coba menggunakan metode lain. Seperti metode kantong dan metode karamba.

Sehingga nanti bisa dipelajari bersama metode mana yang paling efektif, efisien, dan paling mensejahterakan nelayan rumput laut. “Metode terbaik yang akan akan kami kembangkan secara fokus dan dalam skala yang besar,” pungkasnya.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pemprov NTB Harap Potensi Blue Food di Pantai Selatan Lombok di Dukung Pemerintah Pusat
  Senin, 26 Feb 2024-https://lombok.tribunnews.com/ - Terbaca 13 x
2 . Presiden Joko Widodo akan Datang ke Lombok 29 Februari, Pantau Proyek Budidaya Rumput Laut
  Selasa, 20 Feb 2024-https://lombok.tribunnews.com/ - Terbaca 39 x
3 . Kredit Bibit untuk Petani
  Senin, 19 Feb 2024-Boedi, Irsyadi, Irna - Terbaca 54 x
4 . Indonesia Produsen Rumput Laut Terbesar ke-2 Dunia, AGAR Jalin Kemitraan dengan Petani
  Senin, 12 Feb 2024-https://lestari.kompas.com/ - Terbaca 80 x
5 . Musim Tanam Rumput Laut di Ujung Baji
  Rabu, 07 Feb 2024-Boedi Julianto, Irsyadi Siradjuddin & Irna Aswanti - Terbaca 75 x
6 . Larangan Ekspor Rumput Laut Bisa Jadi Bumerang yang Merugikan Industri
  Selasa, 06 Feb 2024-https://theconversation.com/ - Terbaca 104 x
7 . Kerjasama Petani dengan POSKO JASUDA
  Kamis, 01 Feb 2024-Boedi Julianto & Irna Aswanti - Terbaca 97 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Rumput Laut yang Terancam Punah
  Senin, 26 Feb 2024 - https://www.renovablesverdes.com/ - Terbaca 16 x
2 . Panen Rumput Laut dan Hidup Berkelanjutan Jadi Gaya Hidup Warga Ionia di Alaska
  Selasa, 20 Feb 2024 - https://www.voaindonesia.com/ - Terbaca 52 x
3 . 5 Cara Mudah Mengolah Rumput Laut yang Renyah dan Bebas Bau Amis
  Senin, 12 Feb 2024 - https://kumparan.com/ - Terbaca 78 x
4 . Pakar IPB: Rumput Laut Indonesia Bisa Diolah Jadi Gula hingga Bioetanol
  Selasa, 06 Feb 2024 - https://www.kompas.com/ - Terbaca 94 x
5 . Mengolah Rumput Laut Spinosum menjadi Golden Seaweed
  Kamis, 01 Feb 2024 - Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 144 x
6 . Lagi Kontroversi, Ini Dia Fakta Unik Tentang Rumput Laut !
  Senin, 22 Jan 2024 - https://garut.urbanjabar.com/ - Terbaca 147 x
7 . Rumput Laut Goreng Tepung
  Senin, 15 Jan 2024 - https://lifestyle.pinhome.id/ - Terbaca 153 x
 
 
Untitled Document
 
 
 
 
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
 
 
Statistik Website
Visitors 663,963  Kali
Member JaSuDa 10,632 Org
Buku Promosi 809  lihat
Konsultasi Online 2764  lihat
 
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022.
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin