
Tim JaSuDa melakukan pertemuan dengan petani rumput laut tanggal 2 Februari di desa Ujung Baji. Pertemuan petani membahas evaluasi dan rencana budidaya rumput laut sesuai musim tanam. Beberapa petani menghadiri rapat tersebut.
Hasil evaluasi dari para petani di Ujung Baji mengindikasikan bahwa waktu optimal untuk melakukan penanaman dan penyediaan bibit rumput laut mulai pertengahan Februari hingga awal Maret 2024.
Evaluasi ini merupakan langkah penting dalam merencanakan kegiatan budidaya rumput laut. Petani menetapkan musim dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan kualitas air untuk pertumbuhan bibit.
Penetapan musim tanam yang tepat mengoptimalkan pertumbuhan dan meningkatkan produtivitas rumput laut. Petani berharap mendapatkan hasil panen tinggi.
Enam petani rumput laut berencana menanam rumput laut pertengahan bulan ini. Setiap petani akan mengikat bibit rumput 200 kg dengan 40 tali bentang.
Bibit yang akan ditanam berasal dari Galesong Utara. Enam petani akan menurunkan bibit rumput laut yang terikat di 240 tali bentang dengan total berat 1,200 kg.
Selain itu, beberapa petani lain yang memiliki modal sendiri akan membuka lahan baru untuk keperluan pembuatan kebun bibit. Hal ini menunjukkan komitmen petani dalam pengembangan budidaya rumput laut di Ujung Baji.
Sementara itu, para petani yang tidak memiliki lahan di lokasi dalam berencana menitipkan sekitar 200 kg bibit kepada petani yang memiliki lahan di lokasi dalam yang jauh dari muara sungai. Petani mengurangi resiko masuknya air tawar ketika musim tanam masih sering hujan di bulan Februari.
Proses penitipan bibit ini dilakukan dengan tujuan agar bibit-bibit tersebut tidak rusak karena air tawar dari muara sungai.
Bibit yang tumbuh dengan optimal dan berkualitas nantinya akan dipindahkan ke lokasi dangkal ketika sudah tidak sering hujan.
Para petani rumput laut berharap agar ke depannya kegiatan budidaya rumput laut dapat berjalan lancar. Mereka juga berharap perdagangan rumput laut dan harga lebih baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir.