Untitled Document
Selasa , 16 April 2024 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Indonesia dan India Kembangkan Budidaya Pertanian Rumput Laut Tropis Terbesar di Dunia
Selasa, 12 Mar 2024 - Sumber: https://surabaya.inews.id/ - Terbaca 73 x - Baca: 15 Apr 2024
 
Indonesia dan India mengembangkan pertanian budidaya rumput laut tropis mekanis di Teluk Ekas, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dikembangkan di area seluasa 1 KM, budidaya rumput laut tropis ini menjadi yang terbesar dan pertama di dunia.

Proyek ini diresmikan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada 29 Februari 2024.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Pj Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Gita Ariadi dan sejumlah pejabat lainnya.

Duta Besar India untuk india dan Timor Leste H.E. Sandeep Chakravorty juga berpartisipasi dalam peresmian Budidaya Rumput Laut Tropis tersebut.

Sandeep Chakravorty menjelaskan, bahwa proyek budidaya rumput laut skala besar di Lombok adalah contoh cemerlang kerja sama India-Indonesia dalam ekonomi biru.

"Sea6 Energy adalah produk ekosistem inovasi bioteknologi India. Mereka adalah pionir teknologi budidaya dan pengolahan rumput laut secara global," jelasnya.

Sandeep bilang, investasi yang lebih besar dalam budidaya rumput laut dapat menjawab tantangan dalam memproduksi bahan baku industri yang dapat terbiodegradasi seperti biofuel dan bioplastik.

Investasi Sea6 di Indonesia menciptakan lapangan kerja lokal yang ramah lingkungan, mengembangkan keterampilan, menciptakan peluang, dan membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan.

"Kami senang bahwa perusahaan seperti Sea6 Energy berkomitmen untuk meningkatkan budidaya dan pengolahan rumput laut di Indonesia," ujar Sandeep.

Duta Besar didampingi Konjen India, Bali Dr. Shashank Vikram juga mengunjungi booth Sea6 Energy yang memamerkan peralatan pengolahan dan berbagai produk rumput laut seperti pupuk organik, bioplastik, biostimulan, plastik biodegradable, dan lainnya.

Perlu diketahui, Sea6 Energy Private Limited didirikan pada tahun 2010 dan berkantor pusat di Bengaluru, India.

Sejak awal berdirinya, Sea6 telah memelopori teknologi inovatif untuk budidaya rumput laut skala besar dengan mekanisasi dan juga mengembangkan produk baru yang dibuat menggunakan rumput laut.

Visi Sea6 adalah untuk menciptakan solusi disruptif bagi bumi yang berkelanjutan dan hal ini dilakukan dengan memanfaatkan potensi laut secara berkelanjutan, untuk mengembangkan produk ramah lingkungan seperti produk kesehatan tanaman, bahan makanan dan pakan, pengganti plastik yang dapat terurai secara hayati, dan sumber energi terbarukan, energi dan bahan kimia.

Sedangkan PT Sea Six Energy Indonesia, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Sea6 Energy Private Limited, didirikan pada tahun 2016 dan berkantor di Bali, Indonesia.

PT Sea Six Energy Indonesia memiliki fasilitas manufaktur yang berlokasi di Bali yang memproduksi zat antara tingkat lanjut yang diperlukan untuk berbagai produk yang diproduksi oleh Sea6.

PT Sea Six Energy Indonesia juga telah mendirikan peternakan laut skala besar di Lombok, Indonesia dan telah menggunakan mesin budidaya rumput laut miliknya di sini.

Hal ini tidak hanya membantu mengurangi biaya produksi rumput laut, tetapi juga memungkinkan untuk mendirikan peternakan rumput laut besar di laut terbuka.

Teknologi ini memungkinkan produksi biomassa dalam jumlah besar dengan harga yang menjadikan rumput laut sebagai bahan baku karbon biru yang terjangkau.
 
 
 
More Berita
 
1 . Komoditas Rumput Laut Kaltim Tembus Pasar China
  Rabu, 10 Apr 2024-https://adakah.id/ - Terbaca 56 x
2 . Antusiasme Petani Takalar di Puncak Musim Tanam Rumput Laut Cottonii
  Jumat, 05 Apr 2024-Irsyadi Siradjuddin & Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 71 x
3 . Distribusi Film Dokumenter: Penelitian Rumput Laut Partisipatif di Sulawesi Selatan, Indonesia
  Senin, 01 Apr 2024-JaSuDa, WUR, dan UNHAS - Terbaca 81 x
4 . Tantangan Budidaya Rumput Laut Ramah Lingkungan di Sabu Raijua NTT, dari Pelampung hingga Tengkulak
  Senin, 01 Apr 2024-https://www.liputan6.com/ - Terbaca 76 x
5 . Pabrik Rumput Laut Solusi Harga Stabil
  Selasa, 26 Mar 2024-https://www.rri.co.id/ - Terbaca 107 x
6 . JaSuDa Fasilitasi Kegiatan Training Piloting Budidaya Udang Tambak Tradisional Plus di Sulsel
  Senin, 25 Mar 2024-Boedi Julianto, Irsyadi Siradjuddin, Irna Aswanti - Terbaca 71 x
7 . Distribusi Film Dokumenter Riset Rumput Laut
  Jumat, 22 Mar 2024-Tim Jasuda dan Tim WUR - Terbaca 88 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Rumput Laut Krispi
  Rabu, 10 Apr 2024 - https://cookpad.com/ - Terbaca 54 x
2 . 7 Daerah Penghasil Rumput Laut Terbesar di Indonesia
  Senin, 01 Apr 2024 - https://www.limakilo.id/ - Terbaca 99 x
3 . Cerita Sukses Kosmetik Rumput Laut dan Pelestari Terumbu Karang dari Nusa Penida
  Selasa, 26 Mar 2024 - https://www.mongabay.co.id/ - Terbaca 68 x
4 . Resep Sup Rumput Laut, Menu Diet Sehat untuk Buka Puasa dan Sahur
  Selasa, 19 Mar 2024 - https://jatim.tribunnews.com/ - Terbaca 85 x
5 . Mengenal 16 Jenis Rumput Laut di Indonesia dan Ciri-cirinya
  Selasa, 12 Mar 2024 - https://m.kumparan.com/ - Terbaca 125 x
6 . Rumput Laut Kamaribu
  Senin, 04 Mar 2024 - https://dprd-dkijakartaprov.go.id/ - Terbaca 90 x
7 . Rumput Laut yang Terancam Punah
  Senin, 26 Feb 2024 - https://www.renovablesverdes.com/ - Terbaca 174 x
 
 
Untitled Document
 
 
 
 
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
 
 
Statistik Website
Visitors 669,806  Kali
Member JaSuDa 10,638 Org
Buku Promosi 809  lihat
Konsultasi Online 2764  lihat
 
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
 
 
 
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022.
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin