
JAKARTA: Asosiasi Rumput Laut Indonesia mengusulkan perlunya penataan pola dan strategi pengembangan rumput laut nasional.
Ketua Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) Safari Azis mengusulkan perlunya penataan pola dan strategi pengembangan rumput laut tersebut harus dilakukan mulai dari penyegaran pengetahuan jenis dan penangananan bibit rumput laut.
Selanjutnya pemilihan dan pengaturan lokasi budidaya diharapkan juga diatur sedemikian rupa agar terjadi harmonisasi dengan pariwisata dan lalu lintas pantai. Selain itu teknik budidaya serta pasca panen juga perlu dibenahi.
Tidak hanya itu pengetahuan tentang fungsi dan manfaat hasil ekstraksi rumput laut kepada masyarakat, penyuluh perikanan dan aparat pemerintah daerah yang sering berganti-ganti pada era otonomi daerah ini juga dinilai perlu dilakukan.
"Sampai kepada evaluasi industri pengolahan yang telah dan akan dibangun oleh pemerintah dibeberapa daerah tanpa perencanaan dan feasibility-study yang matang," katanya, Senin (4/2/2013).
Apabila hal tersebut dilaksanakan dia optimistis Indonesia dapat menjadi negara terkemuka dibidang rumput laut. Sebab itu diperlukan sinergi antara pembudidaya, pengolah, eksportir, peneliti dan pemerintah.
Selain itu juga diperlukan Peta Jalan Rumput Laut Nasional, seperti yang pernah diusulkan ARLI kepada pemerintah tetapi hingga saat ini belum ada tindak lanjut.