
Harga rumput laut di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara kembali mengalami kenaikan pasca terjadinya kemerosotan selama berbulan-bulan hingga mencapai Rp. 4.500 per kilo gram kering.
Kamaruddin, nelayan rumput laut Kampung Mamolo Kelurahan Tanjung Harapan di Nunukan, Jumat mengaku merasa gembira ketika mengetahui harga terus mengalami kenaikan hingga usai lebaran Idul Fitri 1437 H meskipun jumlahnya sedikit demi sedikit.
Ia mengatakan, kenaikan harga rumput laut di daerah sejak menjelang bulan puasa kembali memicu semangat para petani di Kabupaten Nunukan untuk kembali meningkatkan produksi sebagaimana sebelumnya sempat membatasi jumlah bentangan karena mengalami kerugian.
Harga rumput laut sebelumnya hanya pada kisaran Rp. 4.500 per kilo gram kering sementara saat ini terus menanjak menjadi Rp. 7.000 per kilo gram kering, sebut Kamaruddin sekaligus mengharapkan kenaikan tersebut terus berlangsung agar nelayan tetap bersemangat.
“Harga rumput laut mulai naik sejak memasuki bulan puasa meskipun kenaikannya hanya sedikit demi sedikit. Tapi kenaikan itu cukup membuat nelayan (rumput laut) kembali bersemangat untuk meningkatkan produksinya,” kata Kamaruddin.
Menanggapi kenaikan harga rumput laut ini, Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Muhammad Nasir menilai, sangat menggairahkan animo nelayan setelah sekian bulan lamanya terus mengalami kemerosotan yang cukup drastis.