Untitled Document
Kamis , 30 April 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
2017, Budidaya Rumput Laut Gunakan Teknik Kultur Jaringan. Apa itu?
Senin, 14 Nov 2016 - Sumber: http://www.mongabay.co.id/ - Terbaca 6203 x - Baca: 28 Apr 2026
 
Rumput laut tetap menjadi komoditas andalan untuk menggenjot produksi perikanan budidaya di Indonesia pada 2017. Di tahun depan, rumput laut ditarget bisa mencapai produksi hingga 13,4 juta ton atau naik dari target produksi 2016 yang mencapai 11 juta ton. Untuk mewujudkannya, produksi rumput laut akan menerapkan teknik kultur jaringan.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Slamet Soebjakto mengatakan, teknik kultur jaringan sangat baik dikembangkan, karena menuai hasil produksi yang positif. Dia bahkan menarget, semua bibit rumput laut yang ada di Indonesia akan diganti dengan bibit rumput laut hasil teknik kultur jaringan.

“Kita ingin ganti semua bibit rumput laut dengan hasil rekayasa teknik kultur jaringan,” ucap dia di Jakarta, kemarin.

Menurut Slamet, kebutuhan bibit rumput laut berbasis kultur jaringan untuk 2017 mencapai 1,1 juta ton. Sementara, untuk luasan kebun rumput laut pada tahun depat sedikitnya diperkirakan memerlukan 6.000 hektar. Namun, Indonesia pada tahuh depan ketersedian kebun rumput laut kultur jaringan masih seluas 2.000 hektar.

“Itu yang sedang kita carikan solusi. Indonesia masih perlu 4.000-an hektar lahan untuk kebun bibit rumput laut berbasis teknik kultur jaringan. Ini akan kita kerjasamakan saja,” tutur dia.

Slamet kemudian menjelaskan, yang dimaksud dengan kerja sama, adalah dengan menggandeng Seameo Biotrop (Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology) untuk penyediaan lahan dan juga bibit rumput laut berbasis kultur jaringan. Dengan demikian, diharapkan permasalahan keterbatasan lahan dan bibit bisa teratasi segera.

Saat ini, Slamet memaparkan, pihaknya sudah membuat laboratorium untuk mengembangkan rumput laut dengan teknik kulttur jaringan. Laboratorium tersebut lokasinya saat ini ada di enam balai penelitian yang tersebar di sejumlah daerah.

“Sudah ada hasilnya dan kita ingin semua daerah memakai bibit kultur jaringan ini untuk kebun rumput laut mereka,” ungkap dia.


Secara keseluruhan, Slamet menjelaskan, di Indonesia saat ini terdapat 185 kawasan kebun bibit rumput laut yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 27 kawasan diantaranya merupakan kawasan pengadaan pusat yang tersebar di pesisir.

Adapun, 27 kawasan tersebut, adalah Kabupaten Simelue, Kabupaten Natuna, Kabuputan Nunukan, Kabupaten Kaur, Kabupaten Jepara, Kabupaten Lembata, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Kupang, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Sulua, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Minahasa Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Setiap kawasan kebun itu terdiri dari 10 unit kebun, dan setiap kebun itu berukuran 25×50 meter persegi. Meski sudah ada 185 kawasan, namun jumlahnya jelas harus ditambah lagi,” jelas dia.


PANEN TIGA KALI LIPAT

Direktur Seameo Biotrop Irdika Mansur dalam kesempatan yang sama menjelaskan, rumput laut dengan teknik kultur jaringan memiliki keunggulan dibanding dengan bibit biasa. Keunggulan tersebut, karena bibit teknik kultur jaringan bisa menghasilkan jumlah lebih banyak dari bibit biasa.

“Perhitungannya adalah, bibit kultur jaringan bisa dipanen dua hingga tiga kali dalam setahun. Itu beda dibandingkan dengan bibit biasa,” ungkap dia.

Tak hanya itu, Irdika memaparkan, bibit kultur jaringan juga lebih tahan banting saat cuaca sedang buruk. Biasanya, jika cuaca sedang tidak bagus, bibit konvensional akan terbawa ombak. Sementara, jika menggunakan bibit kultur jaringan, hal itu tidak terjadi.

Karena itu, dia menilai, dengan mendorong petani rumput laut untuk beralih dari bibit konvensional ke bibit kultur jaringan, merupakan langkah yang tepat. Apalagi, jika itu dikaitkan dengan target Pemerintah untuk menggenjot produksi pada 2017 hingga mencapai 13,4 juta ton.

Sementara, Ketua Himpunan Pembudidaya Ikan Laut (Hipilindo) Efendi menuturkan, komoditas rumput laut memang menjadi komoditas andalan yang harus terus dipertahankan dan dikembangkan. Selain karena pasarnya yang jelas, rumput laut juga bisa menjadi bentuk ketahanan pangan Indonesia di masa depan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, dalam lima tahun ke depan, ekspor rumput laut mentah (raw material) ditargetkan sudah tidak dilakukan Indonesia lagi. Sebagai gantinya, ekspor akan difokuskan pada produk rumput laut olahan yang dibuat dalam berbagai bentuk.

Untuk mencapai target tersebut, sejak KKP meminta kepada para pengusaha dan pelaku industri rumput laut untuk mulai mengurangi ekspor dalam bentuk mentah.

“Ini harus bisa dilakukan. Perlahan saja dikuranginya. Tahun ini berapa, 2016 berapa, 2017 berapa, 2018 berapa. Dan akhirnya, pada 2020 nanti kita sudah tidak mengekspor rumput laut dalam bentuk mentah lagi,” ungkap dia.

Menurut Susi, tujuan dikuranginya ekspor rumput laut mentah, dimaksudkan agar Indonesia bisa berubah menjadi negara manufaktur dalam industri rumput laut. Dengan menjadi negara produsen, itu juga bermanfaat banyak untuk para pelaku usaha dalam industri rumput laut nasional.

“Dengan diolah dulu menjadi produk, maka nilai jual rumput laut juga akan meningkat berkali lipat. Nanti kan pasti kebagian untung juga. Itu positif. Pengusaha dan petani untung, negara juga diuntungkan,” tutur Susi.

“Kalau tidak, harga di kalangan petani tidak bisa lebih baik karena kita ekspornya mentah terus. Kalau tidak kami stop ekspor bahan mentah, kita seumur hidup akan jadi pemasok raw material,” sambung dia.


RUMPUT LAUT UNTUK BERKELANJUTAN

Meski rumput laut memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dan menjadi komoditas unggulan hingga saat ini, Slamet Soebjakto tetap mengedepankan sisi berkelanjutan dalam mengembangkan budidaya rumput laut. Hal itu, agar budidaya bisa berjalan beriringan dengan upaya konservasi di laut yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah.

Agar bisa tetap melaksanakan secara berkelanjutan, Slamet mengungkap langkah dan tips yang bisa dilakukan oleh pembudidaya. Pertama, adalah menggunakan bibit dari tallus yang terbaik. Kemudian, yang kedua, disiplin panen pada usia 40-45 hari. Dan ketiga, tidak menggunakan material seperti pupuk, probiotik, dan bahan pemacu pertumbuhan.

“Keempat, mengupayakan mencari kawasan budidaya yang baru untuk rotasi penanaman. Kelima, harus menjaga lingkungan pantai dari sampah seperti plastik, pencemaran, dan lain-lain. Keenam, tidak menjemur rumput laut di pasir dan dijaga dari bahan-bahan yang menempel lainnya,” ucap dia.

Selain enam langkah di atas, Slamet menyebut ada langkah ketujuh yang juga harus dilaksanakan, yakni segera menutup rumput laut yang sedang dijemur dengan plastik atau terpal jika turun hujan. Dengan menerapkan jurus ini, dia yakin budidaya rumput laut akan berhasil dan berlanjut untuk mendukung peningkatan produksi dan kualitasnya.
 
 
 
More Berita
 
1 . Pelatihan Integrated Ulva spp. Value Chain Training
  Selasa, 28 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 28 x
2 . DPR Dukung Rumput Laut dan Singkong Jadi Pengganti Plastik Impor
  Senin, 20 Apr 2026-https://www.babelinsight.id/ - Terbaca 60 x
3 . Pengiriman Ulva sebagai Bahan Baku Industri Terus Meningkat
  Jumat, 10 Apr 2026-Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 87 x
4 . Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
  Selasa, 07 Apr 2026-https://www.suara.com/ - Terbaca 103 x
5 . KM Logistik Nusantara 5 Tambah Kapasitas untuk Dukung Pengiriman Rumput Laut
  Selasa, 31 Mar 2026-https://radartarakan.jawapos.com/ - Terbaca 110 x
6 . Kunjungan KKP ke Jasuda, Olahan Rumput Laut Sulsel Siap Naik Level
  Jumat, 27 Mar 2026-Dian Maya Sari - Terbaca 133 x
7 . Potensi Rumput Laut sebagai Sumber Energi Terbarukan
  Rabu, 25 Mar 2026-https://bahasa.newsbytesapp.com/ - Terbaca 152 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Pengembangan Pewangi Ruangan Ramah Lingkungan Berbasis Ekstrak Rumput Laut dan Kulit Jeruk
  Selasa, 07 Apr 2026 - https://www.formosa.news/ - Terbaca 91 x
2 . Inovasi Hijau dari Laut: Rumput Laut Lokal Berpotensi Jadi Sumber Antioksidan dan Antibakteri Alami
  Selasa, 31 Mar 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 113 x
3 . BRIN Gali Potensi Rumput Laut dalam Pengembangan Obat Modern
  Jumat, 27 Mar 2026 - https://brin.go.id/ - Terbaca 145 x
4 . Peneliti UNDIP Kembangkan Teknologi Inovasi Pengering Rumput Laut
  Rabu, 25 Mar 2026 - https://kemdiktisaintek.go.id/ - Terbaca 147 x
5 . Cara Membuat Karagenan Rumput Laut yang Praktis
  Senin, 09 Mar 2026 - https://jualmesinrumputlaut.wordpress.com/ - Terbaca 237 x
6 . Manfaat Jelly Berbahan Rumput Laut untuk Berbuka, Dukung Asupan Serat Selama Ramadan
  Senin, 02 Mar 2026 - https://lifestyle.bisnis.com/ - Terbaca 227 x
7 . “Rumput Laut + Magnet + Biomassa E. coli” untuk Menangkap Tetrasiklin dari Air
  Senin, 23 Feb 2026 - https://unair.ac.id/ - Terbaca 233 x
 
 
Untitled Document
https://dpmn.pasamanbaratkab.go.id/ https://said.bondowosokab.go.id/ https://lejuk.belitung.go.id/ https://dinkes.sijunjung.go.id/ https://prancis.fkip.unila.ac.id/ https://dokar.dishub.grobogan.go.id/ https://tengah.magelangkota.go.id/ https://bpm.univpgri-palembang.ac.id/ https://dukcapil.sumbatimurkab.go.id/ https://laikateks.fmipa.uho.ac.id/ https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,641,568 Kali
Member JaSuDa 10,756 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin