
Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meninjau pembangunan pabrik rumput laut di Desa Polewali, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Kamis (15/6/2017).
Pabrik yang digarap oleh investor asal China ini diklaim Syahrul sebagai pabrik rumput laut terbesar di dunia. Bahkan, ia mengatakan pabrik tersebut lebih canggih dari pada pabrik yang ada di China.
Untuk itu, Syahrul meminta agar peresmian pabrik seluas 40 hektar tersebut bertepatan pada peringatan HUT Sulsel, yakni pada 19 November mendatang.
"Ini adalah pabrik rumput laut terbesar di dunia. Saya mau pabrik rumput laut ini diresmikan tepat di HUT Sulsel. Untuk presiden nanti sesuaikan apakah bisa hadir di sini, kita akan usahakan," ujar Syahrul.
Menurut Syahrul, pabrik rumput laut di China masih menggunakan alat-alat manual. Berbeda dengan yang ada Pinrang, yang dinilai sudah modern dengan memakai sistem tekhnologi.
Klaim Syahrul pun diamini oleh Direktur Investor Mr Fang, saat memandu Syahrul keliling pabrik. Ia mengatakan pabrik ini sementara dalam proses perampungan, dan dalam waktu dekat akan dioperasikan.
"Ini adalah pubrik laut tercanggih dan terbesar di dunia nantinya, dalam waktu dekat akan beroperasi," tutupnya
Dalam kunjungan tersebut, Syahrul di dampingi oleh Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Latif dan Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi.