
NUNUKAN - Tingginya minat masyarakat Nunukan untuk membudidayakan rumput laut, akhirnya terbentur pada ketersediaan lahan yang terbatas di Perairan Nunukan.
Tak kehabisan akal, Pemkab Nunukan di bawah kepemimpinan Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM dan Wakil Bupati Nunukan Ir H Faridil Murad SE MT berupaya mencari terobosan-terobosan baru agar budidaya rumput laut tetap berkembang meskipun dengan lahan yang terbatas.
"Kami akan kembangkan kebun bibit rumput laut kultur jaringan sama lokal. Kami manfaatkan tambak-tambak yang terbengkalai. Program ini untuk mendukung Program Agribisnis," "ujar Ir Hatijah, Kepala Seksi Benih Pakan dan Kesehatan Ikan pada Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan, Kamis (6/7/2017).
Rumput laut saat ini menjadi ikon usaha masyarakat di Kabupaten Nunukan.
Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan mencatat, sepanjang 2015-2016 roduksi rumput laut di Kabupaten Nunukan mencapai 1.500 ton perbulan. Budidaya rumput laut melibatkan 1.912 rumah tangga petani rumput laut. Ribuan warga ini memanfaatkan lahan perairan seluas sekitar 2.000 hektare.
Hatijah mengungkapkan budidaya rumput laut sistem tambak didukung dengan banyaknya tambak terbengkalai yang bisa dimanfaatkan.
“Saat ini ada hampir 1.000 hektare tambak yang terbengkalai di Kelurahan Nunukan Timur dan Sungai Banjar, Tanjung Bulan, Tinabasan sampai Sebatik,” ujarnya yang berharap tambak tersebut akan menjadi tempat percobaan sistem budi daya tambak rumput laut.
Bekas tambak udang dan bandeng itu akan diolah kembali dengan bibit Eucheuma Cottonii yang diambil dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Tambak yang sudah lama tidak produktif akan diberi obat alami saponin guna mempersiapkan lahan agar bersih dari sisa-sisa racun theodan.
“Dimana biasanya nelayan menggunakan theodan untuk pengurasan atau pembersihan racun tanah sebelum meletakkan bibit ikan atau udang,” ujarnya.
Dia optimistis, selain mudah memanen, budidaya rumput laut di tambak akan menekan biaya operasional nelayan yang biasa membudidayakannya di laut.
“Bisa sekalian budi daya ikan. Jadi bisa double hasilnya," katanya.
Menurutnya, program ini akan direalisasikan tahun depan. Saat ini pihaknya sedang melakukan uji coba budi daya rumput laut di lahan tambak seluas dua hektare.
"Kami uji coba dulu. Kami rekomendasikan kepada masyarakat setelah tahu perbandingan untung rugi atau hasil panen,"jelasnya.