Untitled Document
Selasa , 13 Januari 2026 | L O G I N |    
  home kami produk jasa berita infoharga komunitas galery transaksi  
Untitled Document
   
M e d i a  
Berita
Litbang
Publikasi
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Port Data
 
   
 
 
 
Berita / Litbang
 
 
 
Budidaya Rumput Laut di Maluku Songsong Ekonomi Biru Nasional
Senin, 06 Oct 2025 - Sumber: https://rmol.id/ - Terbaca 430 x - Baca: 13 Jan 2026
 
Sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi biru dan mempercepat pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan, Yayasan Samudera Indonesia Timur (YSIT) dan Pemerintahan Provinsi Maluku secara resmi menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Pengembangan Budidaya Rumput Laut dan Konservasi Ekosistem Lamun di Provinsi Maluku, beberapa waktu lalu.

Kesepakatan ini bertujuan untuk menjadikan Maluku sebagai pusat budidaya rumput laut berskala global sekaligus model konservasi ekosistem pesisir yang terintegrasi.

Provinsi Maluku memiliki potensi besar dalam sektor kelautan dan perikanan, dengan luas wilayah laut mencapai 92,6 persen dari total wilayahnya. Namun, pemanfaatan sumber daya ini belum optimal. Melalui kesepakatan ini, diharapkan tercipta sinergi antara pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan akademisi untuk mengembangkan budidaya rumput laut serta konservasi ekosistem lamun secara berkelanjutan.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan Maluku sebagai pusat ekonomi biru nasional.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat untuk menjaga kelestarian ekosistem laut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

�Meliputi lima wilayah utama di Provinsi Maluku: Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Kabupaten Maluku Barat Daya,� ujar Hendrik dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin, 2 Juni 2025.

Sementara itu, Ketua YSIT, Nelly Marinda Situmorang, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung pengembangan sektor kelautan di Indonesia Timur melalui investasi dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam setiap tahap pelaksanaan program.

�Pada tahun pertama pelaksanaan kesepakatan ini, direncanakan investasi sebesar Rp2 triliun yang akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur pendukung,� jelas Nelly.

Investasi tersebut akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur pendukung budidaya rumput laut dan konservasi ekosistem lamun, yang meliputi Pembangunan Balai Latihan Kerja untuk peningkatan kapasitas SDM lokal, Pemenuhan infrastruktur dan properti budidaya, Pembangunan pabrik pengolahan rumput laut, Tempat pengeringan dan gudang bahan baku (raw material), sistem daur ulang air (recycle water system) untuk memenuhi kebutuhan air industri, konservasi ekosistem lamun (seagrass), serta monitoring dan evaluasi yang akan melibatkan akademisi dan pakar lingkungan hidup.

�Ini akan dilakukan secara bertahap. Pada tahun pertama, lahan budidaya ditargetkan seluas 100 hektare. Jumlah ini akan terus ditingkatkan menjadi 1.000 hektare pada tahun kedua, dan terus dikembangkan hingga mencapai target 1 juta hektare lahan budidaya rumput laut,� tambah Nelly.

�Ke depan, kolaborasi juga akan diperluas dengan melibatkan peneliti dari universitas internasional, seperti dari Taiwan, China, Singapura, dan Thailand, untuk melakukan evaluasi teknologi dan inovasi terbaru dalam pengembangan rumput laut,� pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Maluku, di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa, menegaskan keterbukaan terhadap investor dari berbagai sektor untuk berinvestasi di wilayahnya, termasuk Kabupaten Maluku Tenggara.

Hendrik menyatakan bahwa setiap investasi yang masuk harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melibatkan tenaga kerja lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas riset dan pengembangan, YSIT akan bekerja sama dengan Universitas Pattimura (Unpatti) dalam pembangunan laboratorium penelitian rumput laut. Laboratorium ini akan menjadi pusat kajian dari hulu ke hilir, termasuk.

"Prinsipnya, pemerintah provinsi tidak menutup diri terhadap setiap investor yang ingin berinvestasi di Maluku. Sekali lagi, sebagai Gubernur saya pastikan, Maluku terbuka untuk semua investasi yang akan masuk," pungkas Hendrik.

Melalui kesepakatan ini, diharapkan tercipta model pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan dan inklusif, yang dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk kelautan Indonesia di pasar global serta memberikan kontribusi nyata dalam upaya mitigasi perubahan iklim melalui pengembangan ekonomi biru.
 
 
 
More Berita
 
1 . Enam Mahasiswa, Satu Ruang Belajar di JaSuDa
  Sabtu, 10 Jan 2026-Boedi Julianto, Dian Maya Sari & Irna Aswanti Ibra - Terbaca 27 x
2 . Mendorong Kebermanfaatan Universitas dengan Strategi Petik–Olah–Jual
  Senin, 05 Jan 2026-https://aswajanusantara.com/ - Terbaca 73 x
3 . Mahasiswa UNISMUH Makassar Lakukan Kunjungan Best Practice Mata Kuliah Kewirausahaan di Posko UKM Ja
  Sabtu, 03 Jan 2026-Dian Maya Sari & Irna Aswanti Ibrahim - Terbaca 92 x
4 . Produksi Rumput Laut NTT Menurun Akibat Pencemaran
  Selasa, 30 Dec 2025-https://eco.espos.id/ - Terbaca 149 x
5 . Petani Rumput Laut di Indonesia Belum Ramah Lingkungan, Masih Terhalang Biaya
  Senin, 22 Dec 2025-https://lestari.kompas.com/ - Terbaca 129 x
6 . AS Mengecualikan Ekspor Rumput Laut Olahan dari Tarif
  Selasa, 16 Dec 2025-https://www.vietnam.vn/ - Terbaca 183 x
7 . FIE 2025, Indonesia Tampilkan Inovasi Rumput Laut, Targetkan Pasar Global
  Senin, 08 Dec 2025-https://www.fativa.id/ - Terbaca 246 x
 
 
 
More Litbang
 
1 . Furikake / Abon Rumput Laut
  Senin, 05 Jan 2026 - https://cookpad.com/ - Terbaca 75 x
2 . Resep Siomay Nori Mudah untuk di Rumah!
  Selasa, 30 Dec 2025 - https://seaweednetwork.id/ - Terbaca 163 x
3 . Resep Rumput Laut Crispy Lezat
  Senin, 22 Dec 2025 - https://id.scribd.com/ - Terbaca 162 x
4 . Cara Membuat Sup Rumput Laut Ala Korea Pedas dengan Rawit Tabur Finna
  Selasa, 16 Dec 2025 - https://www.finnafood.com/ - Terbaca 175 x
5 . Sup Nasi Rumput Laut
  Senin, 08 Dec 2025 - https://cookpad.com/ - Terbaca 181 x
6 . Resep Cendol Rumput Laut
  Senin, 01 Dec 2025 - https://www.minapoli.com/ - Terbaca 221 x
7 . Dosen UNCP Ciptakan Alat Otomatis Penarik Rumput Laut, Produktivitas Petani Naik Dua Kali Lipat
  Selasa, 28 Oct 2025 - https://tekape.co/ - Terbaca 300 x
 
 
Untitled Document
https://dpmd.hulusungaiselatankab.go.id/ https://matematika.fmipa.uho.ac.id/ https://lab.fmipa.uho.ac.id/ http://kamera.fisip.unand.ac.id/ https://sidharta.moestopo.ac.id/ https://journals.umpri.ac.id/ https://kecamatankemang.bogorkab.go.id/ https://skm.dpmptsp.jatengprov.go.id/ https://bspjimedan.kemenperin.go.id/ http://buk.undana.ac.id/ https://mpp.kuburayakab.go.id/ https://tekkim.polinema.ac.id/ berita hari ini produk kecantikan Belajar di Rumah Jadi Lebih Produktif Tips & Saran Ampuh Agar Nggak Cepat Bosan Peluang Bisnis UMKM Terbaru 2025 rahasia wanita mastering slot machine poker online manfaat obat kuat slot games https://ffnagajp1131.org/
http://acr.ffvelo.fr/ http://ecbc.ffvelo.fr/
SLOT GACOR # Link Login Situs Game Online Resmi & Gampang Maxwin Hari Ini BOS01 : Agen Slot Gacor Maxwin Hari Ini Provider Hits Slot88 Dan Slot777 Online 2025 BOS911 : Situs Slot Gacor Terbaru & Link Login Slot88 Resmi 2025 Bos01 Bos01 Bos911 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos01 Bos911 Bos01 Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01 Bos01 Lumbung4d Bos01
Team JaSuDa
Kerjasama Kami
Mitra Kami
Cara Pesan Produk
Berita | Litbang
Terminal JaSuDa
Amarta Project
Info Harga RL
Galeri Photo
Statistik Website
Visitors 1,587,957 Kali
Member JaSuDa 10,738 Org
Buku Promosi 809 lihat
Konsultasi Online 2764 lihat
Jl Politeknik 14 Pintu Nol Unhas Tamalanrea Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
PT. JARINGAN SUMBER DAYA (JaSuDa.nET)
All Rights Reserved. Created 2005, Revised 2022. Hosted IDW
Asosiasi dengan SiPlanet Foundation dan Afiliasi dengan Posko UKM JaSuDa
Developed by Irsyadi Siradjuddin